Sistem Operasi (SL501A)

1.Jelaskan perkembangan sistem operasi yang di implementasikan setiap generasi computer.

2.Jelaskan perbedaan antara bacth multiprogramming operation, time sharing, dan real time operation.

3.Buatlah diagram processor dan jelaskan proses kerjanya.

JAWABAN :

1. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

Generasi Pertama ( Tahun 1940-an dan 1950-an )
Pada tahun 1940-an komputer elektronik digital yang pertama tidak memiliki sistem operasi. Program dimasukan dari punched card. Baru Pada tahun 1950-an sistem operasi pertama kali diimplementasikan oleh The General Motors Research Laboratories pada IBM 701. Sistem operasi ini hanya mampu menjalankan pekerjaan satu per satu, dengan mengumpulkan program dan data satu persatu dalam group atau antrian (batch) sehingga disebut juga dengan Singlestream Batch processing Systems.
1. Komponen utamanya berupa tabung hampa udara.
2. Semua operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+, – dan * )
Generasi Kedua ( Tahun 1960-an )
Pada tahun 1960-an juga masih menggunakan pemrosesan batch, tetapi sudah dapat melakukan dengan baik pada resource komputer dengan menjalankan beberapa tugas sekaligus. Berisi banyak device, seperti pembaca kartu, punch card, printer, tape drive dan disk drive.
Pada saat itu para perancang sistem operasi menggunakan konsep bahwa apabila terdapat pekerjaan yang sedang menunggu operasi input-output device dan prosesor tidak sedang bekerja maka suatu pekerjaan lain dapat menggunakan prosesor. Konsep ini dikembangkan dengan nama multiprogramming di mana beberapa pekerjaan diletakan dalam memori utama sekaligus dan prosesor dapat berganti-ganti melakukan tugas sesuai kebutuhan untuk menjaga efisiensi waktu.
Pada tahun 1964, IBM mengumumkan sistem komputer berbasis system/360, didesain untuk kompatibilitas hardware, dan memiliki kemampuan yang lebih besar. Dikembangkan sistem operasi yang mendukung timesharing untuk melayani sejumlah user secara interaktif sekaligus dimana user dapat secara interaktif berkomunikasi dengan komputer melalui terminal yang terhubung ke komputer. Masing-masing developer kemudian mengembangkan teknologi berdasarkan timesharing seperti CTSS dari MIT dan TSS dari IBM. Berkat CTSS maka MIT berhasil menciptakan Multics, sistem operasi pertama yang sebagian besar dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mengilhami desainer UNIX untuk menciptakan bahasa C.
1.Komponen utamanya berupa transistor
2. Input memakai punch card
Generasi Ketiga ( Tahun 1970-an )
Pada tahun 1960-an sistem operasi merupakan software yang dikembangkan oleh orang-orang yang tidak mengenal software sebaik mereka menguasai hardware. Demi realibilitas, agar sistem operasi itu mudah dimengerti dan mudah di maintain, berbagai usaha dicurahkan untuk mencari solusi, sampai akhirnya kemudian lahir software engineering.
Sebagian besar sistem tahun 1970-an digunakan pada minikomputer dengan sistem timesharing multimode yang mendukung batch processing, timesharing, dan aplikasi real time. Eksperimen sistem timesharing pada tahun 1960-an telah menjadi produk komersial yang baik. Komunikasi antar sistem komputer di Amerika meningkat. Standar komunikasi TCP/IP dari department of defense yang secara luas terutama di kalangan militer dan kalangan universitas. komunikasi dalam LAN dibuat dan diterapkan secara ekonomis dengan adanya standar Ethernet yang dikembangkan Xerox’s Palo Alto Research Center. Proses Enskripsi dan deskripsi pun mulai diperhatikan
1. Komponen utamanya berupa IC (Integrated Circuits)
2. Pada masa ini berkembang sebagai konsep, seperti :
a. Multiprogramming, satu komputer mengerjakan banyak program yang ada di dalam memori utama
b. Multiprocessing, satu proses dikerjakan oleh banyak prosesor untuk meningkatkan kinerja.
c. Spooling (Simultaneous Periperal Operation On Line ), bertindak sebagai buffer dan mampu menerima
proses meskipun belum dikerjakan.
d. Device Independence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda
e. Timesharing atau multitasking , menjalankan proses dalam satu waktu
f. Real Time System ,sebagai control hardware
Generasi Keempat ( Tahun 1980-an )
Tahun 1980-an merupakan dekade dari personal computer (PC) dan workstation. Teknologi mikroprosesor berkembang sehingga memungkinkan komputer desktop. Aplikasi software seperti spreadsheet, word processor, database, maupun grafis terus berkembang dan mendukung terjadinya revolusi PC.
Generasi Kelima ( Tahun 1990-an )
Teknologi PC berkembang semakin pesat, disertai dengan perkembangan teknologi multimedia. Sistem operasi menggunakan GUI( Graphical User interface ). Teknologi Multi-threading pun dikembangkan secara luas. Mikroprosesor berbasis RISC untuk PC dikenalkan. Teknologi jaringan dan internet berkembang dengan pesat.

2.Batch Multiprogramming Operation
Multi programming system adalah dimana job-job disimpan di main memory di waktu yang sama dan CPU dipergunakan bergantian. Hal ini membutuhkan beberapa kemampuan tambahan yaitu : Penyediaan I/O routine oleh sistem, Pengaturan memori untuk mengalokasikan memory pada beberapa Job, penjadwalan CPU untuk memilih job mana yang akan dijalankan, serta pengalokasian hardware lain.

Time Sharing
Time-sharing adalah metode dimana banyak pengguna dapat melakukan processing dalam satu komputer.

Real Time Operation
Real time operation adalah suatu sistem yang mengharuskan suatu komputasi selesai dalam jangka waktu tertentu. Jika komputasi ternyata belum selesai maka sistem dianggap gagal dalam melakukan tugasnya.

image
3. Prinsip kerjanya adalah mengolah suatu data masukan, yang kemudian hasil olahan tersebut akan menghasilkan keluaran yang dikehendaki. Proses pengolahan datanya dapat difungsikan sesuai dengan instruksi yang diprogramkan . Masing – masing mikroprosesor memiliki bahasa pemrograman yang berbeda-beda. Namun secara prinsip, dasar dari tiap mikroprosesor adalah sama. Tiap Mikroprosesor memiliki satu bus data, satu bus alamat dan satu bus kendali. Dalam mikroprosesor terdapat suatu unit untuk mengerjakan fungsi – fungsi logika dan aritmetika, register – register untuk menyimpan data sementara dan unit pengendalian .
Bus data terdiri biasanya 4, 8, 16 atau 32 jalur (bit), 64 bit, tergantung dari jenis mikroprosesornya. Bus data berfungsi memuat data dari dan ke mikroprosesor. Arah panah menunjukkan arah data dikirim/diterima.
Bus alamat merupakan bus yang berisi alamat – alamat yang datanya akan dikirim / diterima oleh mikroprosesor.
Bus kendali digunakan untuk mensinkronkan kerja antara mikroprosesor dengan dunia luar sistem. Pada beberapa aplikasi ada yang disebut dengan istilah jabat tangan, seperti misalnya pada penerapan hubungan dengan pencetak (printer).
Dalam sistem kerjanya mikroprosesor didukung oleh unit memori (untuk menyimpan program tetap/sementara dan menyimpan data), unit masukan dan keluaran yang berfungsi sebagai antar muka dengan dunia luar. Catu daya, rangkaian pembangkit detak (clock), rangkaian pengawasandi(address decoder), penyangga (buffer) dan penahan (latch) juga diperlukan mikroprosesor untuk mendukung operasi kerja sebagai satu rangkaian yang solid.

Leave a Reply