Essay: Tugas pertemuan 8 (KL111A)

Pertanyaan :

Buatlah tulisan tentang Mikrokontroler MCS-51, minimal 5 lembar
bila sudah selesai kirim tiket untuk konfirmasi selesai mengerjakan tugas 8 by email diah.aryani@raharja.info

Jawaban :

 MIKROKONTROLER MCS-51

Sebuah mikroprosesor yang digabungkan dengan input-output (I/O) dan memori (Random Access Memory/Read Only Memory) akan membentuk sebuah sistem mikrokomputer. Dari pemikiran CPU yang dapat dikonstruksi dalam sebuah IC tunggal, maka sebuah mikroprosesor, I/O dan memori dapat pula dibangun dalam tingkatan IC. Konstruksi ini menghasilkan Single Chip Microcomputer (SCM). SCM inilah yang disebut sebagai mikrokontroler.

Continue reading

Subnetting ( kl901A )

Pertanyaan :

Diketahui:

1. 10.0.0.0/16

2. 172.16.0.0/18

3. 192.168.1.0/26

Carilah:

1. Jumlah Subnet

2. Jumlah host per subnet

3. Blok subnet

4. Host dan broadcast yang valid

Jawaban :

1. Network Address 10.0.0.0/16
Jawab : 10.0.0.0 berarti kelas A dengan mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0)

Penghitungan :
1. Jumlah Subnet = 2(8) = 256 subnet
2. Jumlah host per subnet = 2(16) – 2 = 65534 host
3. Block subnet = 256-255 = 1. Jadi subnet lengkapnya 0,1,2,3,4, etc.
4. Host dan broadcast yang valid = host pertama 10.0.0.1 broadcast yang valid 10.0.255.255

2. Network Address 172.16.0.0/18
Jawab : 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).

Perhitungan :
1. Jumlah Subnet = 2(2) = 4 subnet
2. Jumlah Host per subnet = 2(14) – 2 = 16.382 host
3. Block subnet = 256-192 = 64. Jadi subnet lengkapnya : 0,64,128,192.
4. Host dan broadcast yang valid = host pertama 172.16.0.1 broadcast yang valid 172.16.63.255

3. Network Address 192.168.1.0/26
Jawab : 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).

Perhitungan :
1. Jumlah subnet = 2(2) = 4 subnet
2. Jumlah host per subnet = 2(6) – 2 = 62 host
3. Block subnet = 256-192 = 64. Jadi subnet lengkapnya = 0,64,128,192.
4. Host dan broadcast yang valid = host pertama 192.168.1.1 broadcast yang valid 192.168.1.63

Tugas Pertemuan 7 Embedded Sistem ( TL111A )

Resume pengertian arduino dan implementasi arduino
Arduino  adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri. Saat ini Arduino sangat populer di seluruh dunia. Banyak pemula yang belajar mengenal robotika dan elektronika lewat Arduino karena mudah dipelajari. Tapi tidak hanya pemula, para hobbyist atau profesional pun ikut senang mengembangkan aplikasi elektronik  menggunakan Arduino. Bahasa yang dipakai dalam Arduino bukan assembler yang relatif sulit, tetapi bahasa C yang disederhanakan dengan bantuan pustaka-pustaka (libraries) Arduino. Arduino juga menyederhanakan proses bekerja dengan mikrokontroler, sekaligus menawarkan berbagai macam kelebihan antara lain:

 * Murah  – Papan (perangkat keras) Arduino biasanya dijual relatif murah (antara 125ribu hingga 400ribuan rupiah saja) dibandingkan dengan platform mikrokontroler pro lainnya. Jika ingin lebih murah lagi, tentu bisa dibuat sendiri dan itu sangat mungkin  sekali karena semua sumber daya untuk membuat sendiri Arduino tersedia lengkap di website Arduino bahkan di website-website komunitas Arduino lainnya. Tidak hanya cocok untuk Windows, namun juga cocok bekerja di Linux.

* Sederhana dan mudah pemrogramannya  –  Perlu diketahui bahwa lingkungan pemrograman di Arduino mudah digunakan untuk pemula, dan cukup fleksibel bagi mereka yang sudah tingkat lanjut. Untuk guru/dosen, Arduino berbasis pada lingkungan pemrograman Processing, sehingga jika mahasiswa atau murid-murid terbiasa menggunakan Processing tentu saja akan mudah menggunakan Arduino.

* Perangkat lunaknya Open Source – Perangkat lunak Arduino IDE dipublikasikan sebagai Open Source, tersedia bagi para pemrogram berpengalaman untuk pengembangan lebih lanjut. Bahasanya bisa dikembangkan lebih lanjut melalui pustaka-pustaka C++ yang berbasis pada Bahasa C untuk AVR.

* Perangkat kerasnya Open Source  –  Perangkat keras Arduino berbasis mikrokontroler ATMEGA8, ATMEGA168, ATMEGA328 dan ATMEGA1280 (yang  terbaru ATMEGA2560). Dengan demikian siapa saja bisa membuatnya (dan kemudian bisa menjualnya) perangkat keras Arduino ini, apalagi bootloader tersedia langsung dari perangkat lunak Arduino IDE-nya. Bisa juga menggunakan breadoard untuk membuat perangkat Arduino beserta periferal-periferal lain yang dibutuhkan.

> Implementasi Arduino

KLIK DISINI

Mainan edukatif interaktif yang bayak beredar saat ini sebagian besar sudah mengarah ke mainan yang bernuansa modern dan sarat teknologi tinggi seperti game Komputer, Walky-talky, robot, alat musik, dan lain-lain. Contoh game interaktif yang diperuntukkan bagi anak perempuan, yang mengajarkan segala aspek kewanitaan seperti cara bersolek atau berdandan, cara memasak, cara merawat bayi, cara merawat hewan piaraan kesayangan dan lain-lain, yang kesemuanya bisa dilakukan secara interaktif dan menarik.

Dari sisi anak-anak yang menggunakan mainan tersebut juga tampak senang dan tidak merasa terbebani dan atau bahkan sebaliknya merasa tertantang. Sebagian dari mereka bahkan sudah bisa membuat game interaktif sendiri dan di-share dengan anak-anak usia sebayanya via internet.

Kondisi seperti ini dapat membuat perubahan besar pada diri anak-anak terutama menyongsong era teknologi modern di masa dewasanya nanti, dimana mereka mampu beradaptasi dengan IPTEK, barang-barang atau alat-alat rumahtangga berteknologi modern, serta memberi nuansa tersendiri dalam upaya pengembangan industri kreatif (karena setiap generasi mempunyai persoalan dan tantangan tersendiri).

Di sisi lain ada pemberitaan yang membuat kita prihatin yaitu sebagian Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di negara maju yang mengalami kesulitan beradaptasi dengan peralatan rumahtangga yang lebih modern; Aparat Pemerintah yang belum siap beradaptasi dengan teknologi informasi, menyebabkan pelayanan kepada masyarakat tidak optimal.

Melalui tulisan ini penutis ingin memberikan pandangan dan sambutan positif terhadap perkembangan teknologi, khususnya Arduino dalam upaya pengembangan kreatifitas dan menyongsong tumbuhnya industri kreatif, yang pada akhirnya nanti bisa memberikan manfaat positif bagi peningkatan kesejahteraan manusia.

Mengapa Arduino? Karena Arduino dirancang secara sederhana, opensource, biaya relatif murah akan tetapi bisa menghasilkan ribuan kreatifitas dan didukung beberapa toko robotik online yang menyediakan bahan dan peralatan, serta artikel-artikel popoler menarik yang dibutuhkan untuk pengembangan kreatifitas dengan harga relatif terjangkau.

Belajar Arduino tidak boleh berhenti hanya pada mempelajari teori-teori arduino dan mempraktekkan proyek-proyek yang sudah ada di buku, akan tetapi harus bisa menghasilkan produk inovatif yang bisa memberi manfaat bagi pengembangan kecerdasan anak-anak dan menciptakan produk-produk kebutuhan sehari-hari yang bisa mempermudah melakukan segala aktifitas kehidupan positif.