Kebudayaan Indonesia

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar dan jelas!

  1. Kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta yang berarti?
  2. Apa   terjadinya perubahan kebudayaan?
  3. Sebutkan 5 masalah pokok kehidupan manusia dalam sistem nilai budaya menurut  C. Kluckhonn !
  4. Sebutkan 3 fungsi Kebudayaan Nasional Indonesia secara umum?
  5. Jelaskan hubungan antara manusia dengan kebudayaan?
  6. Sejumlah ahli kebudayaan membedakan dua unsur kebudayaan, sebutkan dan beri penjelasan!
  7. Apakah yang dimaksud dengan manusia ?
  8. Bagaimana kepribadian Bangsa Timur?
  9. Dimanakah letak kesempurnaan yang dimiliki manusia?
  10. Sebutkan 5 masalah pokok kehidupan manusia menurut C. Kluckhonn dalam karyanya Variations in Value!
  11. Apa yang membedakan manusia dengan mahluk yang lain?
  12. Bagaimana definisi kebudayaan menurut E.B.Tylor (1871)?
  13. Sebutkan 3 wujud kebudayaan menurut dimensi wujudnya!
  14. Sebutkan 3 kelompok besar ilmu dan pengetahuan menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar, jelaskan.
  15. Bila dicermati pandangan masyarakat Indonesia tentang kebudayaan Indonesia, ada dua kelompok pandangan, sebutkan dan beri penjelasan!
  16. Bagaimana langkah antisipasi dampak negatif masuknya budaya asing!
  17. Sebutkan 7 unsur kebudayaan universal!
  18. Sebutkan Unsur Unsur Kebudayaan!
  19. Sebutkan dan jelaskan 3 tahap proses dialektis!
  20. Sebutkan dan jelaskan 3 tahap proses dialeksis!

#JAWABAN#

  1.  Kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi, diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
  2. Penyebab terjadinya perubahan kebudayaan adalah karena berubahnya masing-masing masa tersebut, sebagaimana terjadinya kemajuan zaman, maka bermunculan gaya hidup baru dan menyingkirkan kebudayaan-kebudayaan yang sudah melekat di kehidupan masyarakat.

3. –  Hakekat hidup manusia (MH)

Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstern; ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik, “mengisi hidup”.

–  Hakekat karya manusia (MK)

Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan atau kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.

–  Hakekat waktu manusia (WM)

Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang.

–  Hakekat alam manusia (MA)

Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kepada alam.

–  Hakekat hubungan manusia (MN)

Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertikal (orientasi kepada tokoh-tokoh). Ada pula yang berpandangan individualistis ( menilai tinggi kekuatan sendiri ).

4.  -Lambang kebanggan nasional.

-Lambang identitas nasional

-Alat pemersatu bagi etnik yang berbeda-beda.

5.  Hubungan antara manusia dan kebudayaan sangat erat, manusia tidak bisa bertahan tanpa kebudayaan, sehingga kebudayaan itu bagai darah yang mengalir dalam nadi setiap manusia. Melalui kebudayaanlah manusia bisa mengkoridori perlakuan hidup mereka, memilah dan menelaah setiap perlakuan masing-masing dengan baik dan bijak, sehingga tidak berprilaku liar dan tidak terarah. Oleh karena itu kebudayaan menempati posisi sentral dalam seluruh tatanan hidup manusia.

6.  kebudayaan subjektif dan kebudayaan objektif. Kebudayaan subjektif adalah faktor nilai, idealisme, dan perasaan yang bila disimpulkan dapat disebut sebagai sebuah faktor batin dalam kebudayaan. Sedangkan, kebudayaan objektif adalah faktor lahiriah dari sebuah kebudayaan, yang berupa teknik pengajaran, lembaga sosial, seni rupa, seni suara, seni sastra, upacara budi bahasa.

7.  Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, karena manusia memiliki akal untuk berpikir yang dapat digunakan sebagai pembeda dengan makhluk-makhluk ciptaan Tuhan yang lain.

8.  kepribadian bangsa timur, yaitu mempunyai tenggang rasa yang tinggi, lapang hati, dan menjunjung  tinggi adat istiadat, sopan santun, serta tetap menjaga kehormatan tubuhnya dengan membudayakan berpakaian yang sopan dan tertutup.

9. Letak kesempurnaan manusia yaitu terletak pada kesempurnaan wujudnya.

10. – Hakekat hidup manusia (MH)

– Hakekat karya manusia (MK)

– Hakekat waktu manusia (WM)

– Hakekat alam manusia (MA)

– Hakekat hubungan manusia (MN)

11. untuk membedakan antara manusia dengan makhluk lainnya yaitu dilihat dari sisi budaya. Makhluk lain seperti hewan, tumbuhan, malaikat, jin dan sejenisnya. Sedangkan manusia memiliki ratusan bahkan mungkin ribuan budaya, sesuai daerah dimana mereka tinggal (budaya murni), dan sesuai budaya yang telah terinfeksi budaya asing (budaya campuran).

 

12. Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat- istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

 

13.  kebudayaan sebagai wujud ideal, sistim sosial (social system atau cultural system), dan kebudayaan fisik (artifact).

 

14.  Ketiga unsur kepribadian itu dikenal sebagai id, ego dan superego yang bekerja sama untuk menciptakan perilaku manusia yang kompleks.

 

15.  A.   Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)

Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.

B. Ilmu-ilmu Sosial (social science)

Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.

C.  Pengetahuan budaya (the humanities)

Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyatan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-peristiwa dan pernyatan-pernyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan. Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.

 

 

16.  1. Kelompok pertama yang mengatakan Kebudayaan Nasional Indonesia belum jelas, yang ada baru unsur pendukungnya yaitu kebudayaan etnik dan kebudayaan asing. Kebudayaan Indonesia itu sendiri sedang dalam proses pencarian.

2. Kelompok kedua yang mengatakan Kebudayaan Nasional Indonesia sudah ada.

17.  Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, seperti semangat mencintai produk dalam negeri. Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

18.  -Sistem kepercayaan (sistem religi)

-Nilai

-Norma dan Sanksi

-Teknologi simbol

-Bahasa

-Kesenian

19.  ilmu pengetahuan, teknologi, kesosialan, ekonomi, kesenian dan agama.

20. tesis, antitesis dan sintesis. Tesis dimaksudkan sebagai pendapat awal. Antitesis yakni lawan atau oposisinya. Sedangkan Sintesis merupakan pendamaian dari keduanya baik tesis dan antitesis.